SOSIALISASI TIM II KKN UNDIP DESA JATIROYOM

Sosialisasi Mahasiswa Tim II KKN Undip 2019
Sosialisasi Mahasiswa Tim II KKN Undip 2019

(24/07/2019) Tim II KKN Undip melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Jatiroyom. Ada 3 pokok materi yang dibahas sosialisasi tersebut yaitu psikoedukasi pencegahan adiksi gadget, ,gerakan menangkal hoaks dan psikoedukasi akan kesehatan mental . Acara sosialisasi ini merupakan beberapa program yang disiapkan oleh Tim II KKN Undip dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan kesadaran ibu – ibu PKK terhadap isi dari ketiga materi yang disampaikan.

Materi pertama yaitu psikoedukasi pencegahan adiksi gadget disampaikan oleh Christine Dessy Barita, mahasiswa Jurusan Psikologi Undip. Berawal dari keresahan akan anak – anak kecil yang tidak kenal waktu dalam memainkan gadget sehingga menimbulkan dampak – dampak negatif terhadap anak tersebut, Christine tergerak untuk ingin mengurangi adiksi gadget terhadap anak – anak dan remaja dengan melakukan psikoedukasi terhadap ibu – ibu PKK selaku orang tua dengan harapan paparan adiksi gadget ini dapat dikendalikan oleh orang tua yang memiliki anak – anak kecil maupun remaja.

Materi yang kedua adalah gerakan menangkal hoaks yang disampaikan oleh Diah Ayu K.Z. mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Di era percepatan informasi saat ini, setiap orang perlu menyaring segala informasi yang didapatkannya, tak terkecuali ibu – ibu PKK. informasi yang salah dan menyesatkan dapat menimbulkan banyak dampak negatif salah satunya munculnya hate speech. Perilaku hate speech sangatlah berbahaya dan dapat dipidanakan. Maka dari itu kesadaran akan hal tersebut sangat dibutuhkan saat ini.

Terakhir adalah psikoedukasi kesehatan mental yang disampaikan oleh Sekar Ayu P. mahasiswa Jurusan Psikologi. di sesi ini Sekar menyampaikan pentingnya kesehatan mental dan cara untuk menghadapi orang – orang yang terlihat memiliki kesehatan mental yang buruk. Dengan berbekal slogan “Di dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat” Sekar berharap ibu – ibu PKK akan sadar akan pentingnya kesehatan mental dan harus dijaga bersama-sama selayaknya kesehatan tubuh.

Sepanjang jalannya acara ibu – ibu PKK terlihat antusias akan materi yang disampaikan. Ibu – ibu PKK juga aktif bertanya dan berdiskusi di setiap sesi acara. Selain itu terdapat 2 ice breaking yang dilakukan setiap pergantian sesi agar para ibu – ibu PKK tidak tegang dan tetap fokus untuk menerima materi yang diberikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*